Kamis, 08 September 2011

SURYA ABADI Elektrik : BTL Listrik, Sumur BOR
Tlp. 085100044750 Email: abadipart@gmail.com




Yang dimaksud Air tanah adalah air yang diambil dari dalam tanah dengan cara pengeboran (air sumur Bor) ataupun penggalian (air sumur gali) dengan kedalaman tertentu.

Ada beberapa hasil yang berhubungan dengan air tanah:
  1. Kondisi air tanah dipengaruhi oleh jenis lapisan tanah areal tsb. Walaupun dib or dengan jarak yang berdekatan dengan kedalaman yang sama, seringkali kualitas air yang keluar berbeda-beda.
  2. Pengeboran berjarak kurang dari 500 meter dari pantai. Air yang dihasilkan biasanya berasa asin. Jika jarak lebih dari 5 km masih terasa asin biasanya disebabkan oleh intrusi air laut kedaratan akibat aktifitas pengeboran di darat yang berlebihan. Ait bawah tanah yang asin juga banyak di temukan dipulau kecil yang di kelilingi laut.
  3. Pengeboran dibekas rawa
Biasanya menghasilkan air yang keruh, merah, berbau, dan lengket dikulit/bergetah.
  1. Pengeboran di dataran tinggi
Biasanya akan mendapatkan air jika kedalaman pengeboran lebih dari 150 meter. Terkadang jua tidak dapat air sama sekali.
  1. Apakah Pengeboran semakin dalam hasilnya semakin bagus ??????
Belum tentu, tidak ada jaminan bahwa mengebor lebih dalam hasilnya pasti lebih bagus
  1. Pengeboran di daerah batubara
Jika di bawah tanah pada titik pengeboran banyak terdapat batu bara, umumnya air yang keluar jernih, tidak berbau dan ber PH standar.
  1. Pengeboran di pinggir sungai yang keruh/parit
Biasanya yang keluar juga keruh, berbau dan mengandung bakteri e-coli akibat resapan dari sungai dsb
  1. kedalaman pengeboran yang aman
Pengeboran kedalaman yang amandiatas 30 meter sampai 150 meter. Ada yang mengatakan hingga 250 meter
  1. kedalaman minimum pengeboran
Minimum 30 meter. Kurang dari 30 meter dikwatirkan hanya air rembesan yang juga berpotensi mengandung bakteri e-coli yang berbahaya bagi kesehatan. Namun demikian bukan berarti kedalaman diatas 30 meter bebas bakteri e-coli. Terkadang bakteri e-coli juga ditemukan pada air sumur dengan kedalaman 100 meter keatas.
  1. Pengeboran air yang kurang dalam (dibawah 30 meter) juga beresiko terjadinya penyusutan air di saat musim kemarau. Penyusutan kedalaman biasanya antara 3-10 meter. Dengan terjadinya penyusutan maka debit airpun akan berkurang.
  2. Pasti dapat air tida  ?
Bagi ahli sumur bor berpengalaman, sebelum dilakukan pengeboran pastilah mereka berusaha mencari titik mana yang akan dibor untuk mendapatkan air. Ada yang menggunakan cara tradisional dan ada pula yang menggunakan alat geolistrik.
  1. yang sulit diprediksi adalah kualitas air bawah tanah yang akan dib or, apakah jernih, merah berminyak, asin, berbau, PH rendah atau standar. Semuanya sulit diprediksi
  2. Biaya pengeboran
Biaya pengeboran adalah berbeda di setiap kota dan juga ditentukan oleh kedalaman pengeboran, diameter pipa yang diinginkan dll.
  1. Bagaimana jika telah dilakukan pengeboran tetapi ternyata air tidak sesuai dengan yang diharapkan ???
  2. Solusinya adalah dengan menggunakan alat penyaring air atau dengan bahan penjernih air

Anda  butuh maintenan Listrik atau  Penangkal Petir, atau Sumur Bor Handal dan berpengalaman Hub: SURYA ABADI ELEKTRIK Telp. 085100044750 atau Email : Abadipart@gmail.com

Senin, 05 September 2011

JASA LISTRIK DAN SUMUR BOR
"SURYA ABADI" TLP. 085100044750 Email: abadipart@gmail.com  

Berikut tulisan sekelumit beliau tentang air tanah. Airtanah?
Apa dan Bagaimana Mencarinya?
Pertanyaan diatas seringkali muncul ketika sumber air yang kita gunakan selama ini seperti air sungai, danau atau air hujan tidak bisa kita dapatkan. 
Satu hal yang pasti ini adalah salah satu jenis air juga. Hanya dikarenakan jenis air ini tidak terlihat secara langsung, banyak kesalah fahaman dalam masalah ini. Banyak orang secara umum menganggap airtanah itu sebagai suatu danau atau sungai yang mengalir di bawah tanah. 
Padahal, hanya dalam kasus dimana suatu daerah yang memiliki gua dibawah tanahlah kondisi ini adalah benar. Secara umum air tanah akan mengalir sangat perlahan melalui suatu celah yang sangat kecil dan atau melalui butiran antar batuan
(Model aliran airtanah melewati rekahan dan butir batuan) Batuan yang mampu menyimpan dan mengalirkan airtanah ini kita sebut dengan akifer. Bagaimana interaksi kita dalam penggunaan airtanah? 
Yang alami adalah dengan mengambil airtanah yang muncul di permukaan sebagai mata air atau secara buatan. Untuk pengambilan air tanah secara buatan, mungkin analogi yang baik adalah apabila kita memegang suatu gelas yang berisi air dan es. Apabila kita masukkan sedotan, maka akan terlihat bahwa air yang berada di dalam sedotan akan sama dengan tinggi air di gelas. Ketika kita menghisap air dalam gelas tersebut terus menerus pada akhirnya kita akan menghisap udara, apabila kita masih ingin menghisap air yang tersimpan diantara es maka kita harus menghisapnya lebih keras atau mengubah posisi sedotan. Nah konsep ini hampirlah sama dengan teknis pengambilan airtanah dalam lapisan akifer (dalam hal ini diwakili oleh es batu) dengan menggunakan pompa (diwakili oleh sedotan) Hal yang menarik, jika kita tutup permukaan sedotan maka akan terlihat bahwa muka air di dalam sedotan akan berbeda dengan muka air didalam gelas. Perbedaan ini akan mengakibatkan pergerakan air. Sama dengan analog ini, air tanah pun akan bergerak dari tekanan tinggi menuju ke tekanan rendah. Perbedaan tekanan ini secara umum diakibatkan oleh gaya gravitasi (perbedaan ketinggian antara daerah pegunungan dengan permukaan laut), adanya lapisan penutup yang impermeabel diatas lapisan akifer, gaya lainnya yang diakibatkan oleh pola struktur batuan atau fenomena lainnya yang ada di bawah permukaan tanah. Pergerakan ini secara umum disebut gradien aliran airtanah (potentiometrik). Secara alamiah pola gradien ini dapat ditentukan dengan menarik kesamaan muka airtanah yang berada dalam satu sistem aliran airtanah yang sama. 
Mengapa pergerakan atau aliran air tanah ini menjadi penting? Karena disinilah kunci dari penentuan suatu daerah kaya dengan air tanah atau tidak. Perlu dicatat : tidak seluruh daerah memiliki potensi air tanah alami yang baik. Model aliran airtanah itu sendiri akan dimulai pada daerah resapan airtanah atau sering juga disebut sebagai daerah imbuhan airtanah (recharge zone). 
Daerah ini adalah wilayah dimana air yang berada di permukaan tanah baik air hujan ataupun air permukaan mengalami proses penyusupan (infiltrasi) secara gravitasi melalui lubang pori tanah/batuan atau celah/rekahan pada tanah/batuan.
(Model siklus hidrologi, dimodifikasi dari konsep Gunung Merapi-Gunung Kidul) 
Proses penyusupan ini akan berakumulasi pada satu titik dimana air tersebut menemui suatu lapisan atau struktur batuan yang bersifat kedap air (impermeabel). Titik akumulasi ini akan membentuk suatu zona jenuh air (saturated zone) yang seringkali disebut sebagai daerah luahan airtanah (discharge zone). Perbedaan kondisi fisik secara alami akan mengakibatkan air dalam zonasi ini akan bergerak/mengalir baik secara gravitasi, perbedaan tekanan, kontrol struktur batuan dan parameter lainnya. Kondisi inilah yang disebut sebagai aliran airtanah. Daerah aliran airtanah ini selanjutnya disebut sebagai daerah aliran (flow zone). Dalam perjalananya aliran airtanah ini seringkali melewati suatu lapisan akifer yang diatasnya memiliki lapisan penutup yang bersifat kedap air (impermeabel) hal ini mengakibatkan perubahan tekanan antara airtanah yang berada di bawah lapisan penutup dan airtanah yang berada diatasnya. Perubahan tekanan inilah yang didefinisikan sebagai airtanah tertekan (confined aquifer) dan airtanah bebas (unconfined aquifer). Dalam kehidupan sehari-hari pola pemanfaatan airtanah bebas sering kita lihat dalam penggunaan sumur gali oleh penduduk, sedangkan airtanah tertekan dalam sumur bor yang sebelumnya telah menembus lapisan penutupnya. Airtanah bebas (water table) memiliki karakter berfluktuasi terhadap iklim sekitar, mudah tercemar dan cenderung memiliki kesamaan karakter kimia dengan air hujan. Kemudahannya untuk didapatkan membuat kecenderungan disebut sebagai airtanah dangkal (Padahal dangkal atau dalam itu sangat relatif lho). Airtanah tertekan/ airtanah terhalang inilah yang seringkali disebut sebagai air sumur artesis (artesian well). Pola pergerakannya yang menghasilkan gradient potensial, mengakibatkan adanya istilah artesis positif ; kejadian dimana potensial airtanah ini berada diatas permukaan tanah sehingga airtanah akan mengalir vertikal secara alami menuju kestimbangan garis potensial khayal ini. Artesis nol ; kejadian dimana garis potensial khayal ini sama dengan permukaan tanah sehingga muka airtanah akan sama dengan muka tanah. Terakhir artesis negatif ; kejadian dimana garis potensial khayal ini dibawah permukaan tanah sehingga muka airtanah akan berada di bawah permukaan tanah.. Jadi, kalau tukang sumur bilang bahwa dia akan membuat sumur artesis, itu artinya dia akan mencari airtanah tertekan/airtanah terhalang ini.. belum tentu airnya akan muncrat dari tanah ;p Lalu airtanah mana yang akan dicari? Itulah yang pertama kali harus kita tentukan. Tiap jenis airtanah memerlukan metode pencarian yang spesifik. Tapi secara umum bisa kita bagi menjadi : Metode berdasarkan aspek fisika (Hidrogeofisika) : Penekanannya pada aspek fisik yaitu merekonstruksi pola sebaran lapisan akuifer. Beberapa metode yang sudah umum kita dengar dalam metode ini adalah pengukuran geolistrik yang meliputi pengukuran tahanan jenis, induce polarisation (IP) dan lain-lain. Pengukuran lainnya adalah dengan menggunakan sesimik, gaya berat dan banyak lagi. Metode berdasarkan aspek kimia (Hidrogeokimia) : Penekanannya pada aspek kimia yaitu mencoba merunut pola pergerakan airtanah. Secara teori ketika air melewati suatu media, maka air ini akan melarutkan komponen yang dilewatinya. Sebagai contoh air yang telah lama mengalir di bawah permukaan tanah akan memiliki kandungan mineral yang berasal dari batuan yang dilewatinya secara melimpah. Metode manakah yang terbaik? Kombinasi dari kedua metode ini akan saling melengkapi dan akan memudahkan kita untuk mengetahui lebih lengkap mengenai informasi keberadaan airtanah di daerah kita. 
Selamat mencari airtanah… untuk kehidupan yang lebih baik.
MEMILIH KONTRAKTOR LISTRIK


Supaya aman pastikan instalasi listrik di rumah dipasang instalatir profesional.

Listrik suka mati bukan hanya mengesalkan tapi juga merugikan. Aktivitas kita terganggu dan piranti elektronik cepat rusak. Ada bebeberapa penyebab listrik suka mati. Dayanya kurang, instalasi tidak rapi: kendor, terjepit, kabel dan saklar tidak memenuhi syarat, dan lain-lain. Bisa juga pemakaian sembrono. Satu saklar dibebani banyak arus sehingga panas dan korslet. Listrik pun mati atau memicu hubungan arus pendek penyebab kebakaran.
Apapun, semua itu tidak akan terjadi kalau pemasangan instalasi listrik dilakukan tenaga profesional. Instalatir profesional akan menghitung secara cermat kebutuhan listrik di rumah, titik-titik lampu, spesifikasi material yang dibutuhkan, dan lain-lain. Sekring, kabel, dan saklar misalnya, tidak asal pilih, tapi sebanding dengan arus yang akan mengalirinya. Kabel kecil akan panas dan mengelupas kalau dialiri arus besar. Begitu pula kapasitas sekering sebagai komponen pengaman, harus sesuai dengan daya terpasang.

Perlu direncanakan

Sementara saklar tidak main gabung begitu saja. “Saklar untuk penerangan misalnya, tidak bisa digabung dengan peralatan yang menggunakan motor seperti pompa air. Nanti lampunya kelap-kelip,“ kata Adang Surachman, Ketua Umum AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia). Karena itu kita perlu merencanakan titik-titik lampu dan peletakan piranti listrik di rumah, supaya kontraktor bisa menyesuaikan instalasinya.
AKLI yang berdiri sejak 1980 adalah tempat mendapatkan instalatir profesional. “AKLI itu pelaksana pekerjaan ketenagalistrikan yang diotorisasi PLN,“ ujarnya. Anggotanya 6.000 perusahaan di seluruh Indonesia. Sekitar 10 persen ada di Jakarta. Datangi PLN setempat untuk mendapatkan datanya. Semua anggota sudah diuji dan memiliki sertifikasi. “Jadi pekerjaannya pasti baik dan aman, karena memiliki kompetensi dan sudah diuji asosiasi profesi,“ jelasnya.
Setiap instalasi yang mereka pasang diperiksa lagi oleh Komite Nasional Keselamatan Untuk Instalasi Listrik (Konsuil) sebelum dialiri listrik. “Konsuil memastikan pemasangan dan material yang dipakai sudah aman dan sesuai standar (SNI),“ kata Sampurno Marnoto, Humas PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang.

Dijamin asuransi

Konsuil akan menerbitkan sertifikat laik operasi (SLO) bila pemasangan sudah memenuhi standar, atau keterangan tidak laik operasi (TLO) kalau belum. SLO berlaku 15 tahun selama tidak ada perubahan instalasi. Bila diubah, Konsuil harus memeriksa ulang. “Konsuil berwenang memeriksa sampai batas daya 197.000 VA (197 KVA),“ ujar Adiwardojo Warsito, Pemimpin Konsuil Badan Pelaksana Wilayah DKI Jakarta & Tangerang.
Landasannya UU No 15/1985, PP No 3/2005, dan Peraturan Menteri ESDM No 45/2005 tentang Keamanan dan Keselamatan di Bidang Teknik Ketenagalistrikan. Dengan proses seperti itu instalasi listrik yang dikerjakan anggota AKLI bisa dijamin asuransi. Selama masa asuransi instalasi tidak boleh diubah. Kalau dilakukan, asuransinya gugur. “Setiap instalasi ada usia pakai (life time)-nya. Karena itu perlu diperiksa kehandalannya setiap lima tahun. Instalasi yang sudah kering, dilewati tikus saja kabelnya bisa terkelupas dan memicu korslet,“ kata Adang.

Biaya Kontraktor dan Konsuil

Biaya kontraktor listrik dihitung per titik lampu. Biaya bisa hanya mencakup jasa pengerjaan, atau termasuk material seperti kabel, stop kontak, lampu, panel, dan grounding (pembumian/arde) sebagai salah satu unsur pengaman. Dengan arde bila arus listrik berlebih, tersambar petir, atau seseorang tersengat listrik, arusnya diteruskan ke dalam tanah. Sementara biaya pemeriksaan Konsuil dihitung per satuan daya.
Di atas kertas minimal order 10 titik lampu. Order besar biasanya dari PLN atau developer. Sebab itu pemasangan instalasi untuk daya 450 VA pun dilayani, karena mencakup satu kawasan bukan satu rumah. Dari rumah perorangan kebanyakan hanya order untuk renovasi. Untuk pemasangan baru kebanyakan masih memakai instalatir amatir. Situasi ini tidak terlepas dari belum kompaknya kontraktor, PLN, dan Konsuil menjalankan regulasi itu.
Sesuai aturan, selama belum ada SLO, PLN belum boleh mengalirkan listrik. Tapi, ada atau belum proof Konsuil, PLN bisa menyalurkan listrik tanpa ada sanksi. Apalagi, banyak perumahan enggan diperiksa Konsuil karena ada tambahan biaya. Instalatir perorangan juga tidak diizinkan. Tapi, kebanyakan anggota AKLI tidak mampu menggaji intalatir tetap. Kalau ada order baru merekrut instalatir. Akibatnya, banyak instalatir mencari-cari order sendiri dengan mengaku anggota AKLI. Bahkan, tukang bangunan pun bisa merangkap instalatir.

Contoh Biaya Kontraktor Listrik
Nama Kontraktor Biaya (Rp)
100.000-150.000/titik lampu+material
70.000/titik lampu belum termasuk materia
150.000/titik lampu+material
60.000/titik lampu belum termasuk material
120.000/titik lampu+material



Biaya Pemeriksaan Konsuil
Daya Tersambung (VA) Biaya (Rp)
450
900
1.300
2.200
3.500-7.700
10.600-23.000
33.000-66.000
82.500-97.000 60.000
70.000
85.000
95.000
30/VA
25/VA
20/VA
17,5/VA



Perhitungan Biaya Listrik

Peralatan listrik memakai daya watt. Sementara rekening listrik dihitung PLN berdasarkan voltase ampere (VA) atau daya listrik total. Ini terjadi karena perbedaan daya yang tercantum dengan daya yang digunakan akibat fluktuasi tegangan, dan perbedaan karakteristik peralatan listrik. Daya terpakai neon yang memakai trafo ballast misalnya, dua kali watt yang tercantum di name plat-nya. Peralatan listrik lain bahkan bisa tiga kali.
Belum lagi ada daya yang menguap (tak terpakai) dari piranti listrik yang memakai kumparan seperti pompa air, kulkas, lampu pijar, dan mesin-mesin. Energi yang menguap itu tetap tercatat di rekening. Misalnya, daya TV 100 watt, daya terpakai rata-rata selama dinyalakan 120 VA (yang tahu persis angkanya hanya PLN. Konsumen bisa tahu kalau punya volt meter/multitester). TV dinyalakan 10 jam/hari sehingga satu bulan (30 hari) = 300 jam.
Maka biaya pemakaiannya = 120 x 300 x tarif listrik menurut daya tersambung. Untuk daya 900 VA tarifnya Rp15.000/KVA, daya 1.300 dan 2.200 VA masing-masing Rp25.000 dan Rp27.000/KVA, dan seterusnya. Yang watt dan VA-nya relatif sama hanya lampu hemat energi. Karena itu kita suka disarankan, pandai-pandai memilih piranti listrik. Pilih yang hemat listrik, gunakan secara proporsional dan bergantian.

Jasa Listrik dan sumur Bor

JASA LISTRIK DAN SUMUR BOR

SURYA ABADI Elektrik kontak Person 085100044750 EMAIL : abadipart@gmail.com 
Air bersih merupakan kebutuhan Pokok untuk berbagai kegiatan maupun kebutuhan akan produksi, Surya Abadi Elektrik berusaha untuk menjawab kebutuhan akan air bersih di lingkungan Rumah, Pabrik, Rumah sakit, apartment, Hotel dan Public Property lainnya. Surya Abadi Elektrik salah satu perusahaan konsultan pengeboran air yang memiliki pengalaman yang cukup lama berkecimpung pada kegiatan explorasi air tanah, serta dengan tenaga ahli yang berpengalaman serta dukungan peralatan pengeboran yang cukup berusaha untuk menjawab setiap tantangan dalam kegiatan explorasi untuk mencari sumber air untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih di Rumah, Pabrik atau public property lainnya. Kami juga dapat membantu anda yang memiliki kesulitan air bersih yang diakibatkan oleh Kandungan ZAT BESI yang sangat tinggi sehingga air menjadi bau besi, kuning dan sangat menggangu serta merusak property anda. Dengan pengeboran yang lebih dalam lagi kondisi air bau, kuning dan lainnya dapat diatasi tanpa menggunakan filter. Dengan dukungan peralatan mesin, tenaga ahli, vendor serta armada kami yakin dapat menjawab setiap tantangan untuk menjawab kebutuhan air bersih bagi pelanggan kami.  

SOLUSI YANG DIBERIKAN DENGAN PEMBUATAN SUMUR BOR DALAM/ARTESIS

Sumur Bor yang dalam (DEEP WELL DRILLING) memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan penggunaan Filter Air untuk memproses air baku yang tidak memenuhi syarat air bersih menjadi air bersih. Penggunaan Filter air memerlukan perawatan dan pemeliharaan yang cukup merepotkan serta membutuhkan biaya perawatan yang cukup tinggi. Dengan menggunakan SUMUR BOR DALAM (DEEP WELL DRILLING) masalah tersebut bisa diatasi karena kecenderungan kondisi tanah yang memiliki kandungan air yang jelek / tidak memenuhi syarat air bersih tersebut biasanya berkisar di kedalaman 12 m s/d 40 meter. Khusus untuk dilokasi yang memiliki kadar Garam yang tinggi, semisal di daerah pesisir pantai , kedalaman pengeboran bisa mencapai diatas 100 meter untuk memperoleh air bersih. hanya saja kualitas dari air di kedalam ini memiliki kontur warna tersendiri dan juga suhu diatas suhu air biasa . Akan tetapi kualitas air ini layak untuk digunakan sebagai air bersih untuk mandi, cuci dan kegiatan komersial lainnya.  

SUMUR BOR DALAM / ARTESIS MENGATASI AIR KUNING, BAU / ZAT BESI YANG TINGGI 

Di beberapa daerah di DKI Jakarta, Dan sekitarnya, bahkan di sebagian besar wilayah Indonesia, banyak dikeluhkan kondisi air yang kuning, Bau besi atau bau karat serta mengandung Zat besi ( Fe ) yang diambang batas yang diperbolehkan oleh PDAM/PAM. Hal ini dikeluhkan oleh masyarakat dikarenakan sifatnya yang merusak sehingga jika digunakan untuk mencuci baju, dalam sekian waktu tertentu baju tersebut akan menjadi kuning atau tidak putih lagi, Dan jika digunakan untuk mandi di kulit akan terasa tidak nyaman. Bahkan Jika digunakan untuk mengepel lantai, maka lantai akan rusak menjadi warna kuning dan merusak kamar mandi, halaman depan, carport, dan bahkan mobil kesayangan anda. Kondisi ini banyak merugikan pengguna air, Biasanya dengan melakukan pengeboran yang dalam Kondisi air ini dapat diatasi, hanya saja di beberapa daerah kondisi pengeboran yang dikarenakan lokasi di kedalaman tertentu memiliki kontur tanah berbatu sehingga untuk beberapa perusahaan pengeboran local (Tukang Pantek sumur) tidak dapat diatasi karena keterbatasan alat – alat pengeboran. Di kami untuk dilokasi berbatu kami sudah berpengalaman untuk mengatasi berbagai jenis batuan tanah, hanya saja waktu yang diperlukan untuk melakukan kegiatan explorasi tersebut sedikit terlambat dari jadwal biasanya dan untuk itu pelanggan sebelum melakukan kegiatan explorasi, menentukan konsultan pengeboran juga harus teliti sebelum melakukan kontrak explorasi air tanah.  

SUMUR BOR DALAM/ARTESIS UNTUK MENGATASI AIR ASIN/BERGARAM 

Di beberapa daerah di pesisir pantai kebutuhan air tanah atau air tawar juga sangat tinggi , dikarenakan air tanah yang tawar ini merupakan kebutuhan vital bagi sumber kehidupan penduduk di sekitarnya. Hanya saja kegiatan explorasi untuk memperoleh air tawar dan bersih di lokasi pesisir pantai dirasa cukup sulit hali ini dikarenakan pengeboran yang relative sangat dalam bahkan bisa mencapai 200 meter lebih. Dengan pembuatan sumur bor air dalam/artesis kesulitan untuk memperoleh air bersih ini dapat dilakukan dengan baik, dan banyak hotel, resort yang dipinggir pantai memanfaatkan sumber air ini untuk aktifitas komersial mereka. Dengan bekal pengalaman dalam kegiatan explorasi air tanah kami siap untuk membantu aktifitas komersial anda dengan memenuhi kebutuhan air bersih dengan pengeboran sumur dalam. 

PENENTUAN TITIK LOKASI PENGEBORAN DENGAN MENGGUNAKAN GEOLISTRIK 

Salah satu tekhnik untuk menentukan titik pengeboran dengan lokasi yang memiliki cekung air/sumber air yang banyak (AKUIFER) adalah dengan metoda GEOLISTRIK. Metoda ini memerlukan lahan untuk dilakukan survey yang cukup luas untuk mencari cekungan air (AKUIFER) di dalam tanah. Dengan menggunakan tekhnik RESISTIVITY maka dapat ditentukan tahanan yang disesuaikan dengan kontur tanah/jenis batuan yang merupakan sumber air. Sehingga dapat ditentukan kedalam yang ideal untuk mencapai air yang cukup banyak dan kualiatas yang baik . Dikarenakan Peralatan GEOLISTRIK ini cukup mahal, maka setiap pengeboran yang ingin melakukan survey terlebih dahulu dikenakan biaya tambahan.