Kamis, 08 September 2011

SURYA ABADI Elektrik : BTL Listrik, Sumur BOR
Tlp. 085100044750 Email: abadipart@gmail.com




Yang dimaksud Air tanah adalah air yang diambil dari dalam tanah dengan cara pengeboran (air sumur Bor) ataupun penggalian (air sumur gali) dengan kedalaman tertentu.

Ada beberapa hasil yang berhubungan dengan air tanah:
  1. Kondisi air tanah dipengaruhi oleh jenis lapisan tanah areal tsb. Walaupun dib or dengan jarak yang berdekatan dengan kedalaman yang sama, seringkali kualitas air yang keluar berbeda-beda.
  2. Pengeboran berjarak kurang dari 500 meter dari pantai. Air yang dihasilkan biasanya berasa asin. Jika jarak lebih dari 5 km masih terasa asin biasanya disebabkan oleh intrusi air laut kedaratan akibat aktifitas pengeboran di darat yang berlebihan. Ait bawah tanah yang asin juga banyak di temukan dipulau kecil yang di kelilingi laut.
  3. Pengeboran dibekas rawa
Biasanya menghasilkan air yang keruh, merah, berbau, dan lengket dikulit/bergetah.
  1. Pengeboran di dataran tinggi
Biasanya akan mendapatkan air jika kedalaman pengeboran lebih dari 150 meter. Terkadang jua tidak dapat air sama sekali.
  1. Apakah Pengeboran semakin dalam hasilnya semakin bagus ??????
Belum tentu, tidak ada jaminan bahwa mengebor lebih dalam hasilnya pasti lebih bagus
  1. Pengeboran di daerah batubara
Jika di bawah tanah pada titik pengeboran banyak terdapat batu bara, umumnya air yang keluar jernih, tidak berbau dan ber PH standar.
  1. Pengeboran di pinggir sungai yang keruh/parit
Biasanya yang keluar juga keruh, berbau dan mengandung bakteri e-coli akibat resapan dari sungai dsb
  1. kedalaman pengeboran yang aman
Pengeboran kedalaman yang amandiatas 30 meter sampai 150 meter. Ada yang mengatakan hingga 250 meter
  1. kedalaman minimum pengeboran
Minimum 30 meter. Kurang dari 30 meter dikwatirkan hanya air rembesan yang juga berpotensi mengandung bakteri e-coli yang berbahaya bagi kesehatan. Namun demikian bukan berarti kedalaman diatas 30 meter bebas bakteri e-coli. Terkadang bakteri e-coli juga ditemukan pada air sumur dengan kedalaman 100 meter keatas.
  1. Pengeboran air yang kurang dalam (dibawah 30 meter) juga beresiko terjadinya penyusutan air di saat musim kemarau. Penyusutan kedalaman biasanya antara 3-10 meter. Dengan terjadinya penyusutan maka debit airpun akan berkurang.
  2. Pasti dapat air tida  ?
Bagi ahli sumur bor berpengalaman, sebelum dilakukan pengeboran pastilah mereka berusaha mencari titik mana yang akan dibor untuk mendapatkan air. Ada yang menggunakan cara tradisional dan ada pula yang menggunakan alat geolistrik.
  1. yang sulit diprediksi adalah kualitas air bawah tanah yang akan dib or, apakah jernih, merah berminyak, asin, berbau, PH rendah atau standar. Semuanya sulit diprediksi
  2. Biaya pengeboran
Biaya pengeboran adalah berbeda di setiap kota dan juga ditentukan oleh kedalaman pengeboran, diameter pipa yang diinginkan dll.
  1. Bagaimana jika telah dilakukan pengeboran tetapi ternyata air tidak sesuai dengan yang diharapkan ???
  2. Solusinya adalah dengan menggunakan alat penyaring air atau dengan bahan penjernih air

Anda  butuh maintenan Listrik atau  Penangkal Petir, atau Sumur Bor Handal dan berpengalaman Hub: SURYA ABADI ELEKTRIK Telp. 085100044750 atau Email : Abadipart@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar